Sensasi Segar dan Mendebarkan : Cave Tubing di Gua Pindul

Jika Anda mencari sebuah sensasi liburan yang berbeda dari yang biasanya seperti bersantai-santai di pantai, berwisata ke Gua Pindul dan menikmati pengalaman cave tubing bisa menjadi alternatif yang sangat menarik. Gua Pindul merupakan sebuah objek wisata yang berada di Yogyakarta tepatnya di Kabupaten Gunung Kidul. Dari Kota Yogyakarta, Anda bisa langsung mencari paket wisata Gua Pindul yang akan memudahkan Anda untuk mencapai lokasi. Perjalanan dari Kota Yogyakarta sampai ke lokasi wisata Gua Pindul memakan waktu setengah sampai satu jam.

Anda perlu tahu, cave tubing merupakan sebuah aktivitas menjelajahi gua dengan menggunakan tube atau ban karet. Sensasi menyusuri gua bawah tanah di Gua Pindul menjadi daya tarik yang sangat menawan. Ketika Anda tiba di lokasi, Anda harus membayar Rp 35.000 untuk langsung mencoba sensasi cave tubing. Tenang saja, Anda tidak akan sendirian menjelajahi gua tersebut. Anda akan dikawal oleh guide dan tentunya Anda akan dibekali dengan pakaian dan peralatan keamanan yang mencukupi seperti life jacket dan juga sepatu serta ban untuk memulai cave tubing.

cave tubing goa pindul - di dalam

Dari lokasi Anda mengenakan perlengkapan sampai ke mulut gua, Anda masih harus berjalan tapi jaraknya tidak jauh. Ketika Anda berjalan, Anda membawa ban di tangan. Seketika pengalaman cave tubing sudah akan Anda rasakan. Satu hal yang perlu Anda ingat, lokasi ini merupakan lokasi wisata yang populer di Yogyakarta. Jadi jangan kaget jika ada banyak sekali orang di mulut gua. Dan oleh karenanya, untuk memulai cave tubing, Anda harus mengantri.

Saat akan memulai, ban-ban karet yang Anda bawa akan dibentuk menguntai dengan ban-ban yang lainnya jadi seperti kereta-keretaan. Inilah mengapa aktifitas cave tubing ini sangat mengasyikkan jika dilakukan bersama-sama dengan teman atau keluarga. Guide akan menuntut semua proses cave tubing. Satu hal lagi, cave tubing ini mewajibkan Anda untuk berbasah-basahan, jadi pastikan Anda membawa pakaian ganti.

Gua Pindul memiliki rute cave tubing yang lumayan panjang yaitu sekitar 300 meter. Satu hal yang unik dari gua ini adalah keberadaan stalaktit yang merupakan stalaktit terbesar keempat di dunia ini. Saat sudah memasuki gua, Anda akan diberitahu bahwa akan ada tiga zona. Yang pertama adalah zona terang yaitu di mulut gua, kemudian Anda zona remang-remang saat Anda sudah mulai memasuk daerah dalam gua, dan yang terakhir adalah zona gelap abadi yang berada di bagian paling dalam gua. Ketika berada di zona gelap abadi, Anda tidak akan bisa melihat apapun tanpa bantuan senter. Dengan senter, Anda bisa melihat pemandangan stalaktit yang sangat memukau.

petualangan gua pindul - cave tubing

Anda juga akan menemukan keberadaan sarang walet yang berada di dalam gua. Guide juga mungkin akan memberi tahukan beberapa informasi seperti tempat bersemedi sampai informasi tentang berbagai jenis batuan yang terdapat di dalam gua. Lumayan akan menambah pengetahuan Anda, bukan? Keunikan lain dari gua ini adalah adanya staknalit yang bernama batu gong karena akan mengeluarkan bunyi seperti bunyi gong ketika dipukul.

Setelah melewati zona kegelapan abadi, Anda akan memasuk zona remang-remang kembali dan akhir ke zona terang yaitu di lokasi keluar gua. Di sinilah Anda bisa langsung lompat ke air dan menikmati sensasi kesegarannya. Durasi cave tubing dari mulut gua sampai keluar lagi sekitar 45 menit dan pastinya akan menjadi pengalaman wisata yang sukar dilupakan.

Inilah Pentingnya Pengenalan Pendidikan Seks pada Anak

Pengetahuan tidak melulu tentang hitungan dan hafalan. Tapi, di sekolah, anak-anak kita hanya diajarka dua hal itu dan kita sebagai orang tua kurang aware tentang pengetahuan lain yaitu pendidikan seks. Ih, risih ah, ngomong soal seks pada anak.

Tapi… boleh percaya, boleh juga tidak, orang tua saat ini banyak yang khawatir akan pergaulan anak-anak mereka dengan banyaknya kasus pelecehan seksual hingga pergaulan bebas yang terjadi di Indonesia. Dan yang lebih bikin ngeri, pelakunya bukan lagi orang dewasa tetapi bocah-bocah teman main  anak-anak kita sendiri.

Nah, kita sebagai orang tua, jangan terperangkap dengan romansa masa lalu, ya Bun. Jangan bandingkan kondisi masa kita dengan masa sekarang sambil ngomong, “kenapa ya zaman sekarang pelecehan seksual semakin ekstrim?”. Masa lalu dan masa sekarang pastilah berbeda,. Gak usah heran. Apalagi perkembangan teknologi sekarang cukup pesat dan kita orang tua harus segera mengantisipasinya.

pendidikan seks untuk usia dini

Anak-anak kita, masuk dalam kategori generasi millennial yang jago mengoperasikan teknologi ketimbang kita orangtuanya. Makanya sering kan kita lihat anak umur dua tahun sudah fasih membuka aplikasi Youtube dan memilih-milih video kesukaannya di smartphone orangtuanya. Padahal, video-video di  Youtube banyak yang memberikan informasi yang berkaitan dengan seksual yang tidak tepat untuk anak-anak.

Kata seks sering salah diartikan sebagai hubungan tubuh antara perempuan dan laki-laki yang negative, padahal bila kita mampu menjelaskannya dengan baik kepada anak-anak maka mereka pun tahu bagaimana memproteksi organ tubuhnya dari pelaku pelecehan seksual.  Banyak lho, orangtua yang merasa tabu menjelaskan karena kurangnya pengetahuan dan takut anak salah mengartikan. Padahal anak perlu tahu dan pendidikan seks itu salah satu bentuk cinta dan peduli orangtua terhadap anak.

Mencegah lebih baik daripada mengobati udah ga asing lagi di telinga kita. Maka dari itu, yuk, sebelum terlambat, kita mulai mengenalkan pendidikan seks pada anak sesuai tahapan usianya. Jadi, ketika anak beranjak remaja, mereka sudah paham akan tubuh mereka dan dapat menjaganya dengan baik.

Usia remaja merupakan usia di mana seseorang mencari jati diri dan hal ini dapat dilihat dari rasa keingintahuannya yang tinggi, mencoba hal-hal baru, dan belum bisa mengontrol emosi. Nah, di masa seperti ini, peran orang tua sangat penting untuk memberi arahan dan penjelasan sebanyak yang mereka mau. Jadi, jangan malas berdiskusi dengan anak ya. Karena mereka akan memuaskan keingintahuannya dan dikhawatirkan mencari di tempat yang salah.

Pendidikan seks bukan sulap ya Bun, jadi tidak bisa diajarkan dalam semalam. Bunda dan Ayah tapi harus terus diulang dan diingatkan kepada anak. Terutama pemakaian teknologi seperti tab, telepon genggam, dan televisi, harus selalu didampingi karena pornografi telah merambah ke dunia game online, film animasi bahkan komik anak. Jangan sampai lengah pada setiap media yang bisa menjadi jalan informasi tentang seks yang tidak tepat.

pendidikan seks untuk anak

Mulailah dengan mengenalkan kepada anak tentang perbedaan jenis kelamin laki-laki dan perempuan, fungsi kelamin sebagai reproduksi, ciri-ciri pubertas (menstruasi dan mimpi basah), perkawinan, kehamilan, hingga melahirkan dengan bahasa mereka dan momen yang tepat. Sebelumnya, Bunda dan Ayah  juga harus memahami apa itu pendidikan seks dan bagaimana cara penyampaian kepada anak-anak.

Cara lainnya adalah dengan bersikap terbuka pada anak. Jadi, Bunda dan Ayah harus bisa menempatkan diri, kapan menjadi orang tua dan kapan menjadi teman untuk mereka. Kan, ga lucu, anak sedang galau malah dimarahi. Yang ada, mereka akan menjauh dari orang tua dan mencari teman yang mau mengerti.

Cara menjelaskannya bertahap ya Bun, sesuaikan dengan perkembangan anak dan ajaklah anak untuk terbuka dalam berkomunikasi tentang apa saja termasuk perihal seks. Anak-anak mungkin akan banyak bertanya. Jadi, bersiaplah dengan pertanyaan-pertanyaan ajaib mereka. Kalau Bunda atau Ayah kebingungan menjawab, mintalah break pada anak-anak seperti, “Nak, Bunda kurang paham, boleh minta waktu biar Bunda bisa bertanya pada ahlinya?”

Percayalah Bun, semakin cepat kita mempersiapkan anak-anak kita, maka kita meminimalisir dampak gagap mereka di zaman yang serba terbuka ini. Jadi, mulai saat ini, luangkan waktu untuk ngobrol dari hati ke hati tentang pendidikan seks ya Bun. Agar anak-anak kita terlindungi dari predator seksual ataupun kesalahan di usia remaja.